Loading ...

logo
  • Contact(0251) 8409107
    info@27pilar.com
  • Head OfficeGraha 27 Pilar,
    Jl. Sindang Barang No. 16A, Bogor
blog

Arsitektur Modern

Karakteristik Arsitektur modern pada umumnya adalah :

· Menolak gaya lama;

· Menolak bordiran atau ukiran dalam bangunan;

· Menyederhanakan bangunan sehingga format detail menjadi tidak perlu;

· Mengadopsi prinsip bahwa bahan dan fungsi sangatlah menentukan hasil bangunan;

· Memandang bagunan sebagai mesin.

 

Pelopor Arsitektur Modern antara lain: Adolf Loos, Alvar Aalto, Frank Lloyd Wright, I. M. Pei, Le Corbusier, Louis Kahn, Louis Sullivan, Ludwig Mies van der Rohe, Oscar Niemeyer, Otto Wagner, Peter and Alison Smithson, Philip Johnson, Ralph Tubbs,Walter Gropius.

 

Beberapa aliran Arsitektur Modern terdiri antara lain:

 

1. Arsitektur Modern.

2. Arsitektur Art Nouveau.

3. Arsitektur Brutalist.

4. Arsitektur Constructivist.

5. Arsitektur Ekspresionist.

6. Arsitektur Futurist.

7. Arsitektur Fungsional.

8. Arsitektur Internasional.

9. Arsitektur Organic.

10. Arsitektur Post modern.

11. Arsitektur Visionary.

 

 

Bentuk dan Ruang dalam Arsitektur Modern. *)

 

*) Guide to Modern Architecture, Rayner Banham, tentang bentuk dan ruang.

 

Perkembangan Arsitektur Modern meliputi perkembangan pemikiran mengenai konsep bentuk, ruang, fungsi, dan konstruksi. Penekanan disini lebih pada pembahasan bentuk dan ruang. Ciri pokok dari bentuk adalah ”ada dan nyata atau terlihat atau teraba”, sedangkan ruang memiliki ciri khas “ada dan tak terlihat atau tidak nyata”. Ditinjau dari segi bentuk, bangunan Arsitektur Modern memungkinkan untuk menghasilkan bentuk-bentuk yang tidak biasa karena perkembangan teknologi struktur dan konstruksi serta perkembangan teknologi bahan. Sedangkan dilihat dari segi ruang bangunan Arsitektur Modern bersifat lebih mengalir berdasarkan proses sirkulasi dan berkegiatan (step to step).

 

Dari segi konstruksi, perkembangan Arsitektur Modern ditandai oleh penggunaan konstruksi beton bertulang, baja dan bahan-bahan bangunan yang ringan. Dilihat dari segi fungsi, bentuk bangunan Arsitektur Modern menggunakan modul manusia (Le Corbusier), karena bangunan ditekankan pada fungsinya. Berdasarkan Slogan Le Corbusier “rumah sebagai mesin untuk tempat tinggal”, yang menginginkan dua hal. Yang pertama adalah sebuah rumah yang menyerupai mesin yang murah, standard, mudah digunakan dan mudah dalam perawatan. Tapi ia juga mengartikan sebuah rumah yang didisain dengan kejujuran. Oleh karena itu slogan tersebut menjadi terkenal pada masa perkembangan Arsitektur Modern dan menjadi konsep dasar suatu rancangan bangunan yang modern.

Bentuk

 

Bentuk dalam Arsitektur Modern tidak ditentukan dan dibentuk dari fungsi maupun bahan bangunan yang dipakai. Dalam Arsitektur Modern bentuk, fungsi dan konstruksi harus tampak satu kesatuan dan muncul menjadi bentuk yang khusus dan spesifik antara gabungan ketiganya. Solusi unik umumnya karena teknik-teknik konstruksi modern menjadikan semua bentuk mungkin untuk dibangun. Bentuk yang diinginkan adalah bentuk-bentuk sederhana, karena semua gaya lama amat kompleks dan dipenuhi oleh ornamen. Bentuk dasar pada Arsitektur Modern adalah bentuk–bentuk geometri (platonic solid) yang ditampilkan apa adanya.

 

Arsitektur Modern pada dasarnya masih melakukan pengulangan bentuk-bentuk rasional pada awal abad 20, dimana fungsi masih menjadi inspirasi utama, dan pada masa kini bebas dalam mengembangkannya. Selanjutnya mereka memanfaatkan material dan teknik konstruksi yang baru, Muncul pemikiran baru tentang struktur yang tergantung pada tempat dimana bangunan itu dibangun.

 

Ruang

 

Satu hal yang tak dapat disangkal tentang Arsitektur Modern adalah kesadaran dalam mendesain ruang. Dalam sejarah, ruang telah ada hanya didalam struktur (diluar hanyalah alam, ketidakaturan dan tidak dapat diukur). Konsep ruang pada Arsitektur Modern yaitu ruang tidak terbatas meluas kesegala arah, ruang terukur/terbatasi/terlihat bayangan strukturnya (segi empat). Arsitektur Modern dipahami dalam tiga dimensi. Ruang yang di dalam merupakan eksperimen ruang tak terbatas dengan partisi yang dapat ditelusuri melalui ruang-ruang yang dilalui. Pola perletakan ruang lebih mengalir dan berurutan berdasarkan proses kegiatan.

 

Pada perkembangannya Arsitektur Modern memiliki bentuk dan struktur yang tetap. Bagian fisik dari Arsitektur Modern sebagai pemecahan yang radikal dari sebuah masalah yang fungsional; yang tidak dapat hilang sebagai bagian dari estetika yang merupakan manipulasi dari ruang yang tidak terbatas dan tidak terukur.

 

 

Share This Article: